Senin, 26 Mei 2008

Sanse kepotong

Saat menghabiskan hari Minggu dengan membongkar sanse yang udah kelewat padet, nggak sengaja motong tunas baru. Duh....pedih deh rasanya. Kayak ada bagian hati ini yang keiris (kalo bagian lemak nggak apa-apa deh hehehe). Ya udah, diterima aja rasa bersalah ini sambil mikir-mikir enaknya mau diapain.

So, setelah mengucap bismillah, kuambil pot kecil dan kupenuhi dengan media dan si metalika kecil yang kepotong. Setelah berdirinya OK aku sirami dengan obat semprot untuk akar yang kubeli dari Pak Gendut. Setelahnya aku umpetin dia di bawah bangku taman depan. Bismillah, kamu tumbuh ya....

Alhamdulillah kini hampir sebulan sejak upacara itu dan ia telah semakin tinggi dan kelopaknya siap membuka menghadang dunia. Semoga kau terus tumbuh sehat ya....amin.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

hihihi...
mbak, klo sekali lagi anakan sansenya kepotong, ga usah panik. Pasti idup kok (klo memang sehat ya :p). malah terkadang sengaja dipotong spaya jd sanse mini...:)