Senin, 26 Mei 2008

Sanse narsis

Sanse ini unik.
Berdaun keras, rada bergelombang, warnanya eksotik, pinggiran daunnya yang tua kelak berwarna beda serasa direnda. Oh ya, pertumbuhannya rada lambat. Namanya mirip nama-ku. Maka kalo rada narsis setengah napsu tiap belinya, mohon ampun ya Alloh. Soalnya ciptaanmu ini indah banget sih...

Pertama beli di Rawa Belong bareng Om Herlan. Daun empat helai seharga 350k. Waktu itu sekalian beli Kemboja Hawai berbunga lebar merah dan kuning. Si kirki brown itu lalu jadi idola, kusayang-sayang sampe bosen hehehe...setelah aku bosen, barulah dia beranak pinak.

(bosen maksudnya adalah aku berhenti nyobain dia ke berbagai pot yang berlainan lalu kupindah-pindah tempat mejengnya hampir setiap minggu ke tiap sudut ruang yang berbeda)

Sekarang si kirki yang kubeli 3 tahun lalu itu udah jadi 2 pot. Yang satu pot ada 3 helai yang masing-masingnya udah berakar lebat (itu gambarnya, sang induk lebih pudar warnanya). Terakhir nanya di pameran Trubus Mei kemarin ya harganya masih stabil segituan. Yah namanya musiman. Dulu itu mungkin yang punya baru dikit. Sekarang yang lagi mahal kalo nggak salah yang tipe koral biru. Bingung mana yang koral dan mana yang birunya ya....karena daunnya dominan hijau keperakan gitu. Satu daun dihargain 400k.

Alhamdulillah nggak nekat beli. Inget...inget...nafsu harus dikontrol. Beli buat nyamannya hati, bukan buat dipuji. Inilah latihan heartfocus di dunia nyata hehehe...

Yang dibeli kemarin ini akhirnya si Kirki berwarna rada pink yang katanya bakal tumbuh ngeroset dan nggak bisa besar seperti jenis kirki lainnya. Mudah-mudahan bener begitu. Kalaupun nggak ya gpp, udah terlanjur narsis eh suka sih sama kirki...


Ada yang mau jual kirki ke Kiki dengan harga menarik?
Ditunggu.

Tidak ada komentar: