Senin, 26 Mei 2008

Sanse meliuk

Beberapa minggu yang lalu ceritanya kita bedol pot. Taneman yang udah bertahun nangkring di luar kita puter posisinya. Si lorentii yang selama ini nyaman di luar pagar dinaikkan kastanya ke teras rumah, tepat di kiri dan kanan pintu masuk* menggantikan si lorek-lorek (apa ya namanya?, itu loh sanse murmer yang ijo doang dan panjang-panjang?). Si lorek panjang itu kemudian kita sebar di taman sebrang rumah. Biar rame!.

Nah disaat bedol pot itulah ketemu dengan lorenti yang unik karena pertumbuhannya yang terhadang pot gerabah maka ia harus mencari celah dengan cara meliukkan tubuhnya. Lesson learned: taneman aja demikian kerasnya berjuang menyesuaikan diri dengan tempat hidupnya, mosok manusia kalah?

Well...sekarang lorentii ini kutaruh percis di batas teras dengan kolam, so setiap pagi saat berangkat kerja aku bisa menyapanya dan mengingatkanku agar terus berjuang mencapai apa yang Alloh ingin aku lakukan di sisa hidupku ini.

*sesuai kepercayaan Cina, sanse dipercaya mendatangkan rejeki loh...

Tidak ada komentar: