Salah satu gold flame-ku yang berdaun dua dan udah numbuh calon daun di tengah mendadak keliatan rada gimana gitu. Setelah kucabut dari media, ternyata dua daun dewasanya itu telah membasah. Tanda khas busuk basah. Setahuku sih belum ada cara lain menanganinya kecuali dengan cara membuang bagian yang terkena dan menyemprotnya dengan pestisida. Well...dua hal yang paling kubenci.
Dus untuk mencegah perluasan dampak rambatan ke sanse lain maka dengan setengah terisak (cengeng ya....) kucabuti dua daun dewasa itu. Sisa pucuk yang kayaknya masih sehat lalu kutitipkan di pot si centong di luar.
Sehari dua, ia akhirnya mengering dan.......mati. Hik hik, matilah gold flame-ku sayang. Cepet-cepet kuusap air mata yang hampir menitik sebelum anak-anak liat (as usual...mommy acts though).
Apa mau nyemprotin pestisida biar nggak nular? Ah...kayaknya belum deh...belum sekepepet itu....semoga segera ketemu cara organik untuk mencegah dan mengobati busuk basah. Siapa tahu?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar