OK deh, yang pertama si pancaran emas.
Waktu itu beli dua (yang masih ijo dan yang udah kuning). Kabarnya si emas ini adalah mutasi dari lilian true versi roset. Dan dia nggak bisa diperbanyak dari daun atau teknik motong tengah, karena nanti akan tumbuh jadi ijo doang. Kemarin pas pameran Trubus Mei 2008 ini Kiki mutusin beli lagi (foto yang kanan ya...). Harganya masih tetep bikin geregetan. Cuman sekitar 5 daun dihargain 200k. Timbang-timbang suka banget ya udah dibeli juga hikhikhik....(oh ya, di toko sebelahnya ada yang udah 20puluhan daun laku 600k).

Yang kedua si melingker.
Kabarnya ada versi twisted sister dan twister tsunami. Belon tahu bedanya apa, cuma doyan banget liat kriwilnya. Mirip rambut Mbak Balqis putri tercinta-ku!. Dulu belinya mahal banget euy dan sekarang harganya terjungkal-jungkal. Nggak tahu sih apa mereka dari jenis yang sama. Seingetku yang beli dari Koh Tjin Ek meliuknya lebih mengarah ke atas ketimbang yang kemarin ini kubeli seharga 150k (foto kanan).

Yang terakhir si masa depan.
Kalo nggak salah ngertiin, di milis sanse pernah dibahas panjang lebar sih tentang nama dlsbnya, yang terus jadi panas gimana gitu sampe malez bacanya. OK, back to the futura. Si kompak ini tumbuh semodel sarang burung cuman daunnya lebar dan kompak. Pas kalo ditaruh di pojokan ruang keluarga. Kalo kurang nutrisi, dia tumbuh jadi panjang-panjang. Futura versi lama-ku entah dimana sekarang. Berbaur dengan lorentii mini dan sanse lain yang udah aku potong-potong untuk percobaan (sadis!). Eniwei, kemarin dulu waktu jalan-jalan di tempat Pak Gendut maka dapet lagi sepot dengan harga lebih murah berhadiah Heng-Heng pula (foto yang kanan ya...). Thanks Pak
Tidak ada komentar:
Posting Komentar